Api padam bukan berarti aman.
Bara gambut bertahan di bawah tanah dan bisa menyala lagi berminggu-minggu kemudian, tanpa asap yang terlihat. PakuBara mengukur suhu di 20, 50, dan 100 cm, lalu memberi tahu regu lewat WhatsApp titik, kedalaman, dan arah rambat baranya.
Penampang Vertikal Gambut (Profil Kedalaman)
Sensor paku mengukur 3 kedalaman kritis: 20 cm, 50 cm, 100 cm
Contoh pembacaan satu paku, bukan data langsung. Geser kedalaman untuk melihat sensor mana yang menyala.
Karhutla Januari sampai Juli 2026
202.004 ha
lahan terbakar, naik 69% dibanding periode yang sama 2025.
Sumber: SiPongi, dikutip Kompas.
- Rp39,29 sampai 123,1 T
- perkiraan kerugian ekonomi dan kesehatan, Januari sampai Agustus 2026.
- Sumber: CELIOS.
- 500 sampai 700 °C
- suhu bara yang terperangkap di bawah serasah yang terasa dingin.
- Sumber: Burke dkk., 2019; Palamba dkk., 2023.
- 1 sampai 10 cm/jam
- laju rambat bara. Cukup lambat untuk dicegat, asalkan posisinya diketahui.
- Sumber: Concept Proposal PakuBara, bagian 1.2.
Dari paku ke ponsel regu
Web tidak bicara langsung ke paku. Semua data lewat gateway di posko, lalu API, lalu peta.
Paku di dalam tanah
Paku stainless 1 meter membawa tiga sensor DS18B20 di kedalaman 20, 50, dan 100 cm. Tiang gas CO berdiri di antara paku.
ESP32, baterai 18650

LoRa ke posko
Tiap 5 menit, 1 menit saat suhu naik, paku mengirim paket biner 18 byte lewat LoRa 433 MHz. Gateway di posko meneruskannya ke laptop.
Kirim ulang otomatis jika internet putus

Cek 2 dari 3 sinyal
Server menyimpan bacaan, menghitung tren, lalu mengirim alert hanya jika dua dari tiga sinyal terpenuhi: tren suhu di titik itu, paku tetangga yang ikut naik, dan gas CO. Satu sinyal belum mengirim WhatsApp.
Supabase Realtime ke peta

WhatsApp ke regu
Regu menerima tautan satu titik berisi suhu tiga kedalaman, arah rambat, dan tombol Google Maps. Tautan tidak butuh login dan berlaku 24 jam.
Target kirim 60 detik setelah ambang terlewati

Simulator jalan penuh tanpa perangkat
Pilih skenario, naikkan suhu di satu titik, lalu lihat peta, alert, dan pesan WhatsApp bereaksi dengan data sintetis.