ANALITIK & EFISIENSI PENANGGULANGAN
Metrik performa jaringan LoRa 433 MHz, efisiensi konsumsi air suntik gambut, dan tren anomali suhu.
Uptime Jaringan
99.4%
Paket hilang: 0.6% (LoRa SF10)
Penghematan Air
82%
Dibandingkan water bombing udara
Rata-rata Respon
18 Menit
Dari deteksi hingga regu tiba
Daya Baterai Rata-rata
3.88 V
Proyeksi sisa daya: 19 bulan
Studi Komparasi Pemadaman: Injeksi Nozzle vs Helikopter
Metode PakuBara (Injeksi Nozzle Gambut Kedalaman 50cm)Rp 4.500.000 / titik
Air dialirkan langsung ke inti bara pirolisis. Membutuhkan rata-rata 600 - 800 Liter air dengan keberhasilan padam 100% tanpa rekurensi bara.
Metode Konvensional (Water Bombing Helikopter)Rp 120.000.000 / sortie
Air menguap di kanopi pohon sebelum mencapai lapisan gambut dalam. Rawan menyala kembali dalam 24 - 48 jam jika tertiup angin kencang.
Metrik Keandalan Jaringan LoRa 433 MHz
Total Paket Telemetri 24 Jam:2.880 Paket
Rata-rata RSSI Penerimaan Posko:-82.4 dBm (Sangat Baik)
Rasio Signal-to-Noise (SNR):+7.8 dB
Tingkat Penolakan Alarm Palsu CO:100% (2 Insiden Gas Tersaring)